BLOGGER TEMPLATES AND Friendster Layouts »

Tuesday, 7 October 2014

TOPIK KHUSUS KEAMANAN JARINGAN

KONSEP DASAR KEAMANAN JARINGAN
Pengertian Keamanan jaringan komputer adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer. Langkah-langkah pencegahan membantu menghentikan pengguna yang tidak sah yang disebut “penyusup” untuk mengakses setiap bagian dari sistem jaringan komputer .
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
-          Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
-          Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
àkeamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat macam:
1) Keamanan Fisik (Physical Security)
Suatu keamanan yang meliputi seluruh sistem beserta peralatan, peripheral, dan media yang digunakan
2) Keamanan Data dan Media
Pada keamanan ini penyerang akan memanfaatkan kelemahan yang ada pada software yang digunakan untuk mengolah data.
3) Keamanan Dari Pihak Luar
Memanfaatkan faktor kelemahan atau kecerobohan dari orang yang berpengaruh (memiliki hak akses) merupakan salah satu tindakan yang diambli oleh seorang hacker maupun cracker untuk dapat masuk pada sistem yang menjadi targetnya.
4) Keamanan dalam Operasi
Merupakan salah satu prosedur untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan sistem keamanan pasca serangan. Dengan demikian, sistem tersebut dapat berjalan baik atau menjadi normal kembali.






DESIGN KEAMANAN JARINGAN


Beberapa Langkah dalam perancangan Sistem dengan memperhatikan aspek Keamanan Jaringan :
àMenentukan topologi jaringan yang akan digunakan.
àMenentukan kebijakan atau policy .
àMenentukan aplikasi – aplikasi atau servis-servis apa saja yang akan berjalan.
àMenentukan pengguna-pengguna mana saja yang akan dikenakan oleh satu atau lebih aturan firewall.
àMenerapkan kebijakan, aturan, dan prosedur dalam implementasi firewall.
àSosialisasi kebijakan, aturan, dan prosedur yang sudah diterapkan.
MACAM-MACAM BENCANA JARINGAN
A.     MACAM – MACAM BENCANA KEAMANAN JARINGAN
Ancaman jaringan komputer dapat dilihat dari Bentuknya :
1.FISIK (PHYSICAL)
·         Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan.
·         Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan.
·         Wiretapping Man the Middle Attack Aktif / Pasif.
·         Wardriving Man the Middle Attackt Aktif / Pasif.
Ø  LOGIK (LOGICAL)
·         Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi.
·         Virus.
·         Sniffing.
v  Ancaman Jaringan Komputer dilihat dari Jenisnya.
A.     Probe : yang biasa disebut probing adalah usaha untuk mengakses sistem dan mendapatkan informasi tentang sistem.
B.     Scan : probing dalam jumlah bear menggunakan suatu tool.
C.     Account compromise : meliputi user compromize dan root compromize.
D.     Packet Snifer : sebuah program yang menagkap / mengcapture data dari paket yang lewat di jaringan.
E.      Hacking : tindakan memperoleh akses ke komputer atau jaringan komputer untuk mendapatkan atau mengubah informasi tanpa otorisasi yang sah.
F.      Denial of-service : serangan denial of-service mencegah pengguna yang sah dari penggunaan layanan ketika pelaku mendapatkan akses tanpa izin kemesin atau data.
G.     Malicious code (Kode Berbahaya) : program yang menyebabkan kerusakan sistem ketika dijalankan.
H.     Social Engineering : sekumpulan teknik untuk memanipulasi orang sehingga orang tersebut membocorkan informasi rahasia.
I.        Phising : tindakan pemalsuan terhadap data / identitas resmi yang dilakukan untuk hal yang berkaitan dengan pemanfaatannya.

DISASTER RECOVERY PLANNING
Sebagai administrator system tentunya sudah melakukan suatu perencanaan system backup yang repi. Salah satunya adalah server alternate yang ada di tempat terpisah dari server room utama anda dan tentunya anda juga sudah mempersiapkan diri dengan selalu mengirim data backup secara berkala ke tempat penyimpanan diluar lokasi jauh dari tempat perusahaan anda (offsite storage).
Dengan tersedianya mesin server di tempat terpisah (dari server room yang terbakar) anda bisa melakukan restorasi data ke mesin cadangan diruang ini agar memungkinkan users bisa mulai melanjutkan pekerjaannya dalam batas minimum agar bisa operasional saja. Proses inilah yang disebut bagian dari Disaster Recovery (DR).



SUMBER:

https://www.scribd.com/doc/129584452/Konsep-Dasar-Keamanan-Komputer
http://sitirida5.blogspot.com/2013/05/desain-sistem-keamanan-jaringan.html
http://www.jaringan-komputer.cv-sysneta.com/disaster-recovery-planning

0 comments: